Skip to main content

Posts

Sesumbar

  Sesumbar artinya bicara kasar, sombong, menantang. Orang-orang bisa sesumbar karena terlalu percaya diri, ketakutan, bahkan karena tidak percaya akan sesuatu. Terlebih lagi di masa kini, ketika banyak orang yang melupakan ajaran nenek moyang. Mereka tidak mau mengikuti ajaran-ajaran yang disampaikan oleh para sesepuh. Dampak perbuatan ini seringkali terjadi di tempat-tempat wisata, tempat suci, dan tempat-tempat peninggalan nenek moyang. Tidak hanya itu, di lingkungan tempat tinggal sehari-hari pun, ada saja yang sesumbar. Si pelaku asal bicara hanya agar terlihat unggul. Beruntunglah bila apa yang dikatakannya itu benar. Apabila sedang sendirian atau bersama teman, alangkah baiknya tetap menjaga kata-kata yang keluat dari mulut. Karena siapa saja bisa mendengar, tidak hanya manusia, hantu pun bisa tersinggung apabila mendengar perkataan yang melampaui batas. Tidak heran apabila ada beberapa orang yang tiba-tiba kerasukan. Dampak lain yang dirasakan pelaku apabila sesumbar ialah meng
Recent posts

Beras Kuning

  Beras Kuning menempati tempat istimewa dalam kebudayaan penduduk Nusantara. Hampir semua suku di Nusantara mempunyai budaya yang menggunakan beras kuning. Suku Dayak Ma’anyan merupakan salah satu suku yang menggunakan beras kuning untuk sarana upacara. Melalui beras kuning, mereka bisa memanggil roh nenek moyang untuk membantu menambah kekuatan ketika sedang bertarung untuk mempertahankan diri. Tidak sembarang orang bisa menebar beras kuning untuk mendatangkan kekuatan. Hal itu dilakukan oleh balian atau kepala suku. Karena di dalam beras kuning sudah dibacakan mantra, bersemayam roh-roh halus seperti roh Putri Selong dan Raja Angkring. Tidak heran jika terjadi pertarungan, seringkali terjadi hal-hal seperti mandau terbang menebas leher lawan. Tidak hanya itu, kekuatan orang-orang Ma’anyan yang sedang bertarung pun berlipat ganda sehingga menambah semangat dan keberanian untuk menghadapi musuh-musuhnya. Suku Melayu pun menggunakan beras kuning dalam upacara tepung tawar. Upacara ini

Gerbang

D alam pengetahuan niskala, gerbang diartikan sebagai pintu penghubung antara suatu tempat dengan tempat yang jauh. Tempat jauh itu, tidak harus berada di dunia yang sama, melainkan bisa menembus sampai ke dunia lain. Gerbang itu tidak harus berbentuk seperti lawang. Bentuknya bisa berupa apa saja. Disitulah jalan untuk menembus dunia lain. Dunia gaib seringkali menjadi bahan pembicaraan yang tidak berujung. Setiap kali ada yang mulai membicarakannya, maka tidak jarang berujung sawala yang tak berkesudahan. Banyak orang yang ingin memasukinya dengan alasan masing-masing. Baik untuk menambah pengetahuan, petualangan, bahkan mencari harta. Untuk memasukinya, tidak dapat dikatakan mudah atau sulit. Setiap orang dipastikan mampu memasukinya. Untuk memasukinya harus memiliki jiwa yang tenang dan raga yang kuat, percaya kepada roh sendiri, dan menghilangkan lamunan. Di sisi lain gerbang itu ada dunia yang berbeda, lengkap dengan penghuninya yang bermacam-macam. Di sana juga ada kota dan desa

Pesugihan Milenial

Bicara tentang pesugihan, sebenarnya pesugihan itu merupakan cara untuk mendapatkan kekayaan. Orang yang bekerja karena ingin kaya sudah termasuk pesugihan. Lain halnya dengan yang bekerja demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, itu namanya mata pencaharian. Pesugihan sendiri dibagi menjadi dua golongan, sesuai dengan cara mendapatkannya. Sejak dahulu hingga kini, pesugihan selalu ada, dengan tata cara masing-masing. Ada yang meminta pertolongan kepada Sang Maha Pencipta, maka itulah pesugihan putih. Usaha yang dilakukan oleh pelakunya pun tidak mengandung unsur kejahatan. Lain halnya dengan pesugihan hitam, pelakunya melakukan pejanjian dengan makhluk halus, baik itu dari siluman, bhuta ijo, genderuwa, jin, atau makhluk halus lain yang menawarkan pesugihan hitam. Dalam pesugihan hitam, cara melakukannya seringkali mengandung unsur kejahatan. Contohnya ialah tumbal, pelacuran, atau menjauhkan diri dari Sang Maha Pencipta. Namun, di masa sekarang ini, banyak bocah dan anak-anak muda kekini

Siluman

Siluman merupakan makhluk halus yang berbentuk seperti campuran antara manusia dengan binatang. Orang-orang mengatakan mereka itu setengah manusia, setengah binatang. Dilihat dari bentuknya, ada siluman yang terlihat menyerupai manusia dari pinggang ke atas dengan bagian pinggang ke bawah berupa bagian tubuh binatang, ada pula yang tampak menyerupai binatang yang berdiri seperti manusia. Namun, sebagian besar dari siluman seperti itu terlihat bungkuk, tidak semuanya bisa berdiri tegak setegak manusia asli. Para siluman memiliki kecerdasan berbeda-beda, mereka menggunakan olah pikir untuk menjalani hidup, meskipun hasrat binatangnya tetap kuat. Contohnya siluman harimau yang memiliki kebijaksanaan dan kebuasan, siluman kera yang pintar namun liar, dan siluman ikan duyung yang elok rupawan namun mematikan.  Siluman hidup dengan sesamanya, berkumpul membentuk sebuah suku, hingga mendirikan sebah kerajaan. Kehidupan mereka tidak jauh berbeda dengan kehidupan manusia disini. Yang berbeda ad

Bangkai Berjalan

  Bangkai berjalan atau mayat hidup seringkali dianggap sebagai momok menakutkan bagi sebagian orang. Akar dari momok ini adalah rasa takut akan kematian. Orang-orang pun merasa takut apabila ada mayat yang bangkit dari kuburan, kemudian membalaskan dendam kepada siapa saja yang pernah menyakitinya. Dalam cerita-cerita yang disiarkan di layar kaca, bangkai berjalan sering diceritakan timbul karena wabah penyakit atau sebuah kutukan. Menurut tayangan itu pula, orang yang mati dibunuh oleh mayat hidup, nantinya akan menjadi mayat hidup juga. Tentu saja para penonton membayangkan hal yang tidak-tidak mengenai keberadaan bangkai berjalan. Sesungguhnya, bangkai berjalan berasal dari hasil perbuatan roh jahat, baik karena keinginan dirinya, maupun karena perintah dari seorang dukun. Roh-roh itu seringkalu bergentayangan di kuburan, mereka mencoba untuk merasuki raga yang sudah mati. Ketika sudah berhasil masuk ke dalamnya, mereka berusaha untuk menggerakkannya. Ada pula roh halus perasuk ban

Penampakan

Penampakan ialah sebutan terhadap sebuah peristiwa dimana sesuatu tampak di depan penglihatan seseorang. Penampakan timbul dari penampakan sesuatu yang tersembunyi. Dalam kenyataannya, peristiwa ini menimbulkan tanggapan berbeda dan tidak semua orang menerima penampakan sebagai sesuatu yang nyata. Dalam perkembangannya, tidak sedikit dari mereka yang kemudian tanpa sengaja mendapatkan pengalaman melihat penampakan. Sehingga, runtuhlah ketidakpercayaan dirinya tentang penampakan itu. Apabila masih tidak percaya, mereka mencari jawaban mengenai pengalaman ini. Ujung-ujungnya mereka menerima penampakan sebagai bukti yang tak terbantahkan. Bagi yang pernah melihat penamakan, mereka tidak akan menerima bila pengalamannya dianggap sebagai cerita dusta. Berbagai pandangan orang mengenai penampakan hingga kini masih menyimpan rahasia. Penampakan merupakan pengalaman nyata bagi yang pernah mengalaminya. Alangkah baiknya jika kita menerimanya sebagai sebuah keyataan. Sekalipun belum pernah menga