Skip to main content

Orang Bedung

            Orang Bedung adalah manusia yang tinggal di sebuah kota di balik gunung Ranai di kepulauan Natuna. Yang dimaksud di balik gunung Ranai ini bukanlah dalam arti sebenarnya, karena di balik gunung itu ada gerbang yang terhubung dengan dunia lain. Cerita mengenai keberadaan mereka tetap hidup di hati semua orang Natuna. Orang Bedung bisa muncul di tengah penduduk dengan cara aneh dan sulit dikenali.

                Asal usul Orang Bedung bermula dari warga kampung yang terletak di sekitar Gunung Ranai. Ketika itu mereka terancam oleh serangan orang Lanun, yaitu bajak laut yang sangat buas. Para warga yang tidak menginginkan pertumpahan darah memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Singkat cerita, permohonan mereka dikabulkan. Para Lanun tersebut tidak bisa menemukan mereka. Hingga kini, mereka hidup di balik gunung Ranai. Mereka pun berkembang biak, membentuk kota, dan bala tentara. Sebutan mereka adalah orang Bedung.

                Orang Bedung, atau Orang Balik Gunung itu tidak dapat dipastikan keberadaannya dengan jelas. Hanya orang-orang yang beruntung saja yang dapat memasuki kota mereka. Kehidupan kota mereka sama seperti manusia di Bumi, namun lebih maju lagi. Mereka juga menjalankan ibadah seperti manusia, salah satunya melaksanakan shalat Jumat.

Konon, apabila orang Natuna sedang mendapat kesulitan, mereka akan memberi pertolongan, termasuk memberi perlindungan dari tindak kejahatan. Bahkan apabila orang Natuna mengadakan acara perkawinan, melalui juru kunci, warga Natuna dapat meminjam alat-alat untuk keperluan menjamu tamu, seperti piring, cawan, dan peralatan lainnya ke orang Bedung.


 

Comments

Popular posts from this blog

Ada Apa Dengan 18 April 2020??

Jagat maya dihebohkan dengan rumornya akan ada kejadian di tanggal 18 April 2020. Yah, di tanggal itulah akan ada kerusuhan yang dibuat oleh sekelompok yang mengaku manusia dengan nama ANARKO. Itu siapanya ANARKI? dan rencana mereka itu sudah terendus oleh pihak kepolisian. Rencananya kerusuhan ini akan berlangsung di pulau Jawa. Kenapa harus di pulau Jawa sih? Kalo mau mencari yang kaya, noh di pulau Kalimantan juga pada kaya. Rumor ini tentunya membuat panik masyarakat, mau pindah pulau pun percuma. Lagi pandemik Corona gini siapa yang mau terima? dan tentu saja ujung-ujung dari rumor ini sudah bisa ditebak. Apaan coba? tebak saja Kalau sebagian dari kalian menebak rencana ini menumbuhkan opini terhadap kepercayaan masyarakat ke pemerintah pusat yang seolah tidak mampu lagi menciptakan keamanan serta menjaga stabilitas ekonomi negara ini, kalian tidak salah tetapi tidak sepenuhnya benar. Dan tentu saja ujung-ujungnya adalah demo kepada pemerintahan pusat yang sah dengan berkali-kal

Mata Uang di Dunia Gaib

  Membayar dengan daun, itulah peristiwa yang terjadi dalam perniagaan yang dilakukan oleh manusia sejak puluhan tahun silam. Daun-daun itu sebenarnya hanya potongan-potongan kertas bergambar, yang dibubuhi dengan tulisan angka-angka untuk menunjukkan nilainya. Sesungguhnya itu hanyalah tipu daya belaka. Perlahan namun pasti, nilai uang itu terkikis, semakin tidak ada harganya. Kertas-kertas itu pun akan berhamburan seperti daun-daun yang gugur dari pohon. Daun-daun terus tumbuh semakin banyak, semua pohon menumbuhkan dedaunan, kemudian daun-daun itu akan berguguran. Maka, daun-daun muda akan bermunculan, sedangkan daun-daun yang berguguran itu akan disapu lalu disingkirkan. Semakin banyak daun yang gugur, maka semakin banyak yang harus disapu. Itulah perumpanaan untuk uang kertas, semakin lama semakin tidak ada harganya. Sungguh aneh tapi nyata, tak terbayangkan, sudah banyak manusia rela mempertaruhkan nyawa, kehormatan, dan harga diri untuk memperebutkan daun-daun itu. Daun yang sat

Jual Umur

  Pesugihan Jual Umur merupakan bentuk pesugihan yang menjual umur pelakunya sendiri kepada sosok penguasa gaib. Menumbalkan umur diri sendiri untuk ditukar dengan harta kekayaan. Sesungguhnya pesugihan jual umur tidak semudah yang dibayangkan orang. Pelaku harus memantapkan hati dan pasrah kepada penguasa gaib, tanpa ragu, dan tanpa memikirkan siapapun. Pesugihan macam ini tidak berbahaya bagi orang selain pelakunya sendiri. Pesugihan ini adalah pesugihan paling mahal diantara pesugihan lainnya. Saat hendak melakukan perjanjian, si pelaku dan penguasa gaib melakukan tawar-menawar. Seringkali si pelaku didampingi oleh dukun yang berperan sebagai juru kunci. Konon katanya, pelaku pesugihan macam ini adalah orang-orang yang sedang dalam keputus-asaan. Mereka memilih cara ini untuk menyudahi hidupnya daripada melakukan bunuh diri. Menukar umur dengan harta, sedangkan orang lain berusaha dengan segala cara untuk menambah jatah hidupnya. Umur adalah harta yang paling berharga bagi m