Skip to main content

Macam-macam Ilmu Gaib

            Pernahkan kalian belajar tentang ilmu gaib dan mengamalkannya? Atau sekedar mengetahui saja? Atau malah tidak percaya jika ilmu gaib itu ada dan nyata?? Ilmu gaib itu nyata adanya, dan terdiri dari dua jenis yaitu ilmu hitam dan putih. Kita akan bahas tentang ilmu hitam.

 

1.      GUNA-GUNA

Guna-guna sangat berkaitan erat dengan makanan, minuman dan pakaian. Orang yang beniat jahat akan memberikan sesuatu yang disukai oleh targetnya, seperti makanan kesukaan target dan memakannya. Jika itu dilakukan oleh targetnya, maka pengaruh guna-guna akan masuk dan mengunci pertahanan tubuh targetnya.

Selain dengan makanan, bisa juga dengan memberikan pakaian yang diidamkan target. Jika target memakainya, maka target akan merasakan perasaan yang tidak enak dan biasanya akan mati karena kecelakaan.

Terkadang guna-guna diterapkan oleh pelaku pesugihan hitam untuk mendapatkan tumbal. Pelaku sengaja memberikan uang yang berasal dari hasil pesugihannya dan saat korban yang menerima pemberian ini, maka akan tercatat sebagai tumbal jika uang dari pelaku digunakan.

 

2.      SANTET

Santet merupakan serangan gaib jarak jauh yang menggunakan benda mati sebagai perantaranya. Santet sulit dilacak karena gejalanya terlalu ringan dan tidak mencolok. Jika menimbulkan rasa sakit, hanya terasa di bagian tertentu saja. Santet merupakan serangan gaib yang dikerjakan dengan sangat rapi dan teliti.

Penggunaan santet sendiri membutuhkan benda-bedan seperti jarum, besi, kawat, paku, golek jerami, golek kayu dan sebagainya. Jarum adalah alat yang paling sering digunakan untuk menyakiti korbannya. Pengirim santet akan memasukkan jarum-jarum ke bagian tubuh korban untuk membuatnya menderita. Letaknya pun tidak wajar seperti perut, kaki sampai bagian dalam tubuh.

Besi juga bisa menjadi senjata untuk mengirimkan santet, biasanya besi yang sudah berkarat dan tiba-tiba sudah ada masuk ke dalam tubuh korban. Tentu saja korban akan sangat menderita karena tertusuk ujung besi berkarat yang tajam dan kasar. Paku yang berkarat pun tidak luput dari alat yang sering digunakan. Biasanya paku-pakunya berukuran besar dan rasa sakit yang dirasakan lebih ke arah menelan.

Golek jerami tampaknya sederhana, tetapi jika sudah dibacakan mantra-mantra akan sangat berbahaya. Korban akan disiksa oleh dukun atau orang yang menaruh dendam. Pelaku santet akan menusuk golek jerami ini menggunakan jarum atau pisau, jika golek jerami ini diikat, korban akan terasa tercekik lehernya. Penggunaan goleh yang terbuat dari kayu biasanya untuk santet yang lebih besar.

Santet hanya boleh dilakukan jika ada pelanggaran atau kesalahan yang pelakunya tidak mau bertanggung jawab. Tetapi, santet juga bisa disalahgunakan untuk melakukan balas dendam. Ada pula orang yang membayar dukun untuk membantunya melakukan balas dendam.

 

 

3.      TELUH

Teluh merupakan serangan gaib yang menggunakan unsur bernyawa, misalnya binatang. Gejala teluh cenderung tampak jelas di mata orang biasa seperti terlihat cahaya melesat seperti api berwarna merah yang masuk ke dalam rumah dan tidak lama kemudian satu demi satu penghuni rumah itu menderita sakit bahkan ada yang sampai mati.

Di malam hari terdengar suara benda jatuh dari atas rumah atau suara pasir yang dilempar, tetapi ketika dicari benda itu tidak terlihat. Ketika rumah dalam keadaan sepi, terdengar suara berisik yang sumbernya tidak jelas dari mana. Suaranya terdengar seperti suara kerumunan yang sedang bertengkar, suara tawon dan suara lebah atau suara orang berbicara.

Kemudian munculnya benjolan di bagian tubuh tertentu. Benjolan itu bisa berpindah-pindah dan ketika dikeluarkan, akan muncul bentuk binatang seperti cacing, kumbang tanduk, lintah, kelabang atau kalajengking. Karena binatang seperti itu sering digunakan untuk teluh.

Selain menggunakan binatang, teluh juga dapat menggunakan binatang gaib seperti Bahutia dan Belalang Pelesit. Untuk teluh yang sangat kuat tidak menggunakan binatang, tetapi menggunakan makhluk halus lain seperti Banaspati, Jin dan Beguganjang.

 

4.      TENUNG

Tenung merupakan serangan ilmu gaib yang menggabungkan santet dan teluh. Tenung dapat menggunakan media apa saja, baik benda mati ataupun makhluk hidup. Perbedaannya, pengaruh tenung merambat melalui tanah, sekalipun tanah memiliki aliran kekuatan yang baik dan tidak bisa ditembus oleh ilmu hitam tetapi masih bisa ditembus dengan tenung.

Gejala tenung tampak jelas di mata orang biasa. Diantaranya, ada perabot rumah tangga yang tiba-tiba jatuh lalu pecah. Hal ini biasanya terjadi saat pelaku tenung menjadikan pecahan kaca sebagai perantara.

 

 

            Bagaimana? Apakah kamu berminat mencoba salah satu dari ilmu gaib ini?

Comments

Popular posts from this blog

Ada Apa Dengan 18 April 2020??

Jagat maya dihebohkan dengan rumornya akan ada kejadian di tanggal 18 April 2020. Yah, di tanggal itulah akan ada kerusuhan yang dibuat oleh sekelompok yang mengaku manusia dengan nama ANARKO. Itu siapanya ANARKI? dan rencana mereka itu sudah terendus oleh pihak kepolisian. Rencananya kerusuhan ini akan berlangsung di pulau Jawa. Kenapa harus di pulau Jawa sih? Kalo mau mencari yang kaya, noh di pulau Kalimantan juga pada kaya. Rumor ini tentunya membuat panik masyarakat, mau pindah pulau pun percuma. Lagi pandemik Corona gini siapa yang mau terima? dan tentu saja ujung-ujung dari rumor ini sudah bisa ditebak. Apaan coba? tebak saja Kalau sebagian dari kalian menebak rencana ini menumbuhkan opini terhadap kepercayaan masyarakat ke pemerintah pusat yang seolah tidak mampu lagi menciptakan keamanan serta menjaga stabilitas ekonomi negara ini, kalian tidak salah tetapi tidak sepenuhnya benar. Dan tentu saja ujung-ujungnya adalah demo kepada pemerintahan pusat yang sah dengan berkali-kal

Mata Uang di Dunia Gaib

  Membayar dengan daun, itulah peristiwa yang terjadi dalam perniagaan yang dilakukan oleh manusia sejak puluhan tahun silam. Daun-daun itu sebenarnya hanya potongan-potongan kertas bergambar, yang dibubuhi dengan tulisan angka-angka untuk menunjukkan nilainya. Sesungguhnya itu hanyalah tipu daya belaka. Perlahan namun pasti, nilai uang itu terkikis, semakin tidak ada harganya. Kertas-kertas itu pun akan berhamburan seperti daun-daun yang gugur dari pohon. Daun-daun terus tumbuh semakin banyak, semua pohon menumbuhkan dedaunan, kemudian daun-daun itu akan berguguran. Maka, daun-daun muda akan bermunculan, sedangkan daun-daun yang berguguran itu akan disapu lalu disingkirkan. Semakin banyak daun yang gugur, maka semakin banyak yang harus disapu. Itulah perumpanaan untuk uang kertas, semakin lama semakin tidak ada harganya. Sungguh aneh tapi nyata, tak terbayangkan, sudah banyak manusia rela mempertaruhkan nyawa, kehormatan, dan harga diri untuk memperebutkan daun-daun itu. Daun yang sat

Jual Umur

  Pesugihan Jual Umur merupakan bentuk pesugihan yang menjual umur pelakunya sendiri kepada sosok penguasa gaib. Menumbalkan umur diri sendiri untuk ditukar dengan harta kekayaan. Sesungguhnya pesugihan jual umur tidak semudah yang dibayangkan orang. Pelaku harus memantapkan hati dan pasrah kepada penguasa gaib, tanpa ragu, dan tanpa memikirkan siapapun. Pesugihan macam ini tidak berbahaya bagi orang selain pelakunya sendiri. Pesugihan ini adalah pesugihan paling mahal diantara pesugihan lainnya. Saat hendak melakukan perjanjian, si pelaku dan penguasa gaib melakukan tawar-menawar. Seringkali si pelaku didampingi oleh dukun yang berperan sebagai juru kunci. Konon katanya, pelaku pesugihan macam ini adalah orang-orang yang sedang dalam keputus-asaan. Mereka memilih cara ini untuk menyudahi hidupnya daripada melakukan bunuh diri. Menukar umur dengan harta, sedangkan orang lain berusaha dengan segala cara untuk menambah jatah hidupnya. Umur adalah harta yang paling berharga bagi m