Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2020

Cara Kerja Susuk

  Susuk dalam Bahasa Sunda dan Jawa artinya adalah masuk. Susuk berasal dari kata dari Asup dari Bahasa Sunda, sedangkan Susup berasal dari Bahasa Jawa. Sesuatu yang dimasukkan ke dalam tubuh dan berguna bagi pemakainya. Ada banyak susuk yang terbuat dari logam dan permata. Susuk seperti ini dahulu ditanamkan ke dalam tubuh oleh dukun untuk memperkuat pancaran daya pengasihan seseorang.                 Tidak semua susuk pemikat menggunakan itu. Kekuatan baik tidak hanya terpancar dari benda-benda tertentu. Kekuatan baik dapat disarikan ke berbagai perantara. Dan barang yang dijadikan sebagai perantara bisa dimasukkan ke dalam tubuh. Contohnya dengan cara menelannya, kemudian pengguna cukup membacakan mantra untuk membuat tuahnya bekerja                 Susuk bekerja dengan cara merangsang daya yang terkandung dalam tubuh manusia. Pemakai susuk akan merasa lebih percaya diri. Tuah susuk berguna untuk menyingkirkan hawa kesialan dan membuka hawa keberuntungan. Kekuatan susuk bera

Jual Garam di Malam Hari

                   Pantanga menjual garam di malam hari sangat dipercaya oleh sebagian besar pedagang. Bahkan sebagian orang sangat mempercayai kebenarannya. Alasannya pasti berujung kepada hal-hal gaib. Bagi mereka yang tidak percaya, hal ini hanya dianggap sebagai isapan jempol belaka. Sejak dahulu kala, garam sering digunakan sebagai alat untuk ilmu gaib.                 Beberapa orang mengatakan kalau garam yang dijual pada malam hari dianggap sudah dijadikan sarana untuk ilmu gaib. Maka, setelah matahari terbenam, pedagang akan menolak untuk memberikannya kepada pembeli dengan alasan sudah habis terjual.                 Lain halnya di sisi pembeli. Apabila membeli garam pada malam hari, dia akan menjadi bahan pergunjingan orang-orang. Apalagi kalau membelinya dengan cara memaksa, maka dia akan menjadi buah bibir. Keadaan akan lebih parah apabila dilihat oleh orang-orang yang tidak bisa menjaga mulut.                 Pantangan ini tumbuh dari prasangka para pedagang. Ketika

Ilmu Hitam dan Ilmu Putih

                  Dalam hal membicarakan ilmu gaib, tentu saja itu tidak ada habisnya. Ada banyak hal yang tidak diketahui orang-orang yang hidup di masa kini. Boleh jadi, pengetahuan kita dalam bidang tertentu belum seberapa jika dibandingkan dengan pengetahuan nenek moyang. Sebagian pengetahuan kita merupakan penemuan kembali dari warisan nenek moyang.                 Para leluhur mewariskan pengetahuan mereka secara turun-temurun, dalam prasasti-prasasti dan pustaka-pustaka yang ditulis dengan aksara dan bahasa yang dipakai di masa itu. Leluhur timur jauh, khususnya Nusantara pandai mengolah rasa, tidak hanya mengandalkan raga, mereka pun mengandalkan jiwa untuk mengumpulkan pengetahuan baru.                 Di muka bumi ini banyak hal yang dapat digunakan. Hingga pada suatu ketika, ada istilah ilmu hitam dan ilmu putih. Dalam prasangka orang, ilmu hitam adalah ilmu yang digunakan untuk kejahatan, sedangkan ilmu putih adalah ilmu yang digunakan untuk kebaikan. Kenyataannya t