Skip to main content

Kucing

 


Ada banyak kepercayaan mengenai kucing. Salah satu yang paling terkenal adlaah hubungan keberadaan kucing dengan makhluk halus. Salah satu tanda yang tampak jelas adalah  perilakunya yang mulai bertingkah aneh. Kepercayaan yang menyebar di Nusantara menyebutkan bahwa kucing akan menunjukkan beberapa perilaku ketika ada makhluk halus di sekitarnya.

                Perilakunya yang aneh itu ialah mengeong di sudut ruangan dengan nada ketakutan, berlama-lama menatap dinding, dan berteriak tanpa alasan yang dapat dimengerti dengan mudah.

                Kucing sangat suka tidur, namun biasanya tidak benar-benar tertidur pulas. Sebagian besar tidurnya dihabiskan dengan indranya yang tetap waspada mendengarkan mangsa, pemangsa, dan berbagai macam suara pengganggu. Kucing seolah-olah tertidur, namun matanya selalu terbuka dan kupingnya bergerak ketika mendengar sesuatu. Kucing segera turun tangan ketika ada sesuatu yang menarik perhatian, meskipun dia tampak sedang memejamkan mata.

                Kucing dipercaya sebagai binatang yang membawa kebaikan bagi manusia yang memeliharanya dengan baik. Keberadaan kucing di rumah dipercaya dapat menyerap kekuatan jahat. Meski mereka sering tidur sepanjang hari. Konon, sebenarnya kucing selalu siap siaga menghalau keberadaan makhluk halus pengganggu.

                Apabila memelihara kucing dengan baik, maka kucing itu akan sangat menyayangi pemiliknya. Si kucing tidak akan membiarkan sosok apapun membawa malapetaka. Dia tidak akan mau menjauh dari pemiliknya ketika ada makhluk halus yang dianggap berbahaya.

Banyak orang di Timur mempercayai bahwa kucing rela melindungi manusia dari gangguan kekuatan jahat. Ini sangat berbeda dengan kepercayaan orang Barat. Karena orang barat takut terhadap kucing hitam. Orang barat percaya kucing hitam adalah peliharaan penyihir jahat. Sedangkan orang timur tidak mempermasalahkan warna kucing sampai seperti itu. Orang barat mengaitkan kucing hitam dengan sesuatu yang tidak baik.

                Ada lagi kepercayaan yang berkembang dari mulut ke mulut penduduk Nusantara. Apalbila ada orang yang mencelakai kucing dalam perjalanan, dia akan mendapat kutukan berupa kesialan dalam menjalani hidup. Apabila tidak sengaja menabrak kucing sampai kucing itu kehilangan nyawa, pelakunya harus mengubur kucing itu dengan layak. Kalau tidak, dia akan mengalami kesialan.

Comments

Popular posts from this blog

Ada Apa Dengan 18 April 2020??

Jagat maya dihebohkan dengan rumornya akan ada kejadian di tanggal 18 April 2020. Yah, di tanggal itulah akan ada kerusuhan yang dibuat oleh sekelompok yang mengaku manusia dengan nama ANARKO. Itu siapanya ANARKI? dan rencana mereka itu sudah terendus oleh pihak kepolisian. Rencananya kerusuhan ini akan berlangsung di pulau Jawa. Kenapa harus di pulau Jawa sih? Kalo mau mencari yang kaya, noh di pulau Kalimantan juga pada kaya. Rumor ini tentunya membuat panik masyarakat, mau pindah pulau pun percuma. Lagi pandemik Corona gini siapa yang mau terima? dan tentu saja ujung-ujung dari rumor ini sudah bisa ditebak. Apaan coba? tebak saja Kalau sebagian dari kalian menebak rencana ini menumbuhkan opini terhadap kepercayaan masyarakat ke pemerintah pusat yang seolah tidak mampu lagi menciptakan keamanan serta menjaga stabilitas ekonomi negara ini, kalian tidak salah tetapi tidak sepenuhnya benar. Dan tentu saja ujung-ujungnya adalah demo kepada pemerintahan pusat yang sah dengan berkali-kal

Mata Uang di Dunia Gaib

  Membayar dengan daun, itulah peristiwa yang terjadi dalam perniagaan yang dilakukan oleh manusia sejak puluhan tahun silam. Daun-daun itu sebenarnya hanya potongan-potongan kertas bergambar, yang dibubuhi dengan tulisan angka-angka untuk menunjukkan nilainya. Sesungguhnya itu hanyalah tipu daya belaka. Perlahan namun pasti, nilai uang itu terkikis, semakin tidak ada harganya. Kertas-kertas itu pun akan berhamburan seperti daun-daun yang gugur dari pohon. Daun-daun terus tumbuh semakin banyak, semua pohon menumbuhkan dedaunan, kemudian daun-daun itu akan berguguran. Maka, daun-daun muda akan bermunculan, sedangkan daun-daun yang berguguran itu akan disapu lalu disingkirkan. Semakin banyak daun yang gugur, maka semakin banyak yang harus disapu. Itulah perumpanaan untuk uang kertas, semakin lama semakin tidak ada harganya. Sungguh aneh tapi nyata, tak terbayangkan, sudah banyak manusia rela mempertaruhkan nyawa, kehormatan, dan harga diri untuk memperebutkan daun-daun itu. Daun yang sat

Jual Umur

  Pesugihan Jual Umur merupakan bentuk pesugihan yang menjual umur pelakunya sendiri kepada sosok penguasa gaib. Menumbalkan umur diri sendiri untuk ditukar dengan harta kekayaan. Sesungguhnya pesugihan jual umur tidak semudah yang dibayangkan orang. Pelaku harus memantapkan hati dan pasrah kepada penguasa gaib, tanpa ragu, dan tanpa memikirkan siapapun. Pesugihan macam ini tidak berbahaya bagi orang selain pelakunya sendiri. Pesugihan ini adalah pesugihan paling mahal diantara pesugihan lainnya. Saat hendak melakukan perjanjian, si pelaku dan penguasa gaib melakukan tawar-menawar. Seringkali si pelaku didampingi oleh dukun yang berperan sebagai juru kunci. Konon katanya, pelaku pesugihan macam ini adalah orang-orang yang sedang dalam keputus-asaan. Mereka memilih cara ini untuk menyudahi hidupnya daripada melakukan bunuh diri. Menukar umur dengan harta, sedangkan orang lain berusaha dengan segala cara untuk menambah jatah hidupnya. Umur adalah harta yang paling berharga bagi m