Skip to main content

Pesugihan dan Perdagangan




Arti sebenarnya dari istilah pesugihan adalah usaha untuk mengumpulkan kekayaan. Pekerjaan apapun apabila ditekuni dengan sungguh-sungguh, pekerjaan itu yang menjadi sarana pesugihan bagi orang yang menggelutinya. Pesugihan bukanlah hal buruk apabila dilakukan dengan cara-cara yang baik. Namun, anggapan miring sebagian orang mengenai pesugihan membuatnya terkesan jahat.

                Sesungguhnya, pesugihan terbagi menjadi dua macam, yaitu pesugihan hitam dan pesugihan putih. Tidak ada yang salah dengan warna, karena itu hanyalah kiasan belaka. Pada umumnya, pelaku pesugihan hitam adalah orang-orang yang tidak mampu mengendalikan diri. Kemudian dia menemukan ada sosok yang bersedia membantunya, namun itu bukan Cuma-cuma. Ada perjanjian yang harus disetujui oleh pelaku dan pemberi kekayaan.

                Manusia maupun makhluk halus membutuhkan harta untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kekayaan juga dipakai untuk menunjukkan tingginya kedudukan di hadapan warga. Dalam pelajaran dunia gaib, pesugihan dan perdagangan dapat berkaitan erat. Ada bermacam-macam tata cara pesugihan yang dilakukan oleh sebagian niagawan. Baik itu dari golongan putih, maupun dari golongan hitam. Tujuannya sama, namun jalannya berbeda, dan berbeda pula hasil yang dituai.

                Misalnya saja pesugihan golongan hitam seringkali menjanjikan hasil melimpah ruah dalam masa singkat. Namun, tidak ada yang cuma-cuma di kehidupan ini. Selalu ada pertukaran, baik itu pertukaran yang setara atau pertukaran yang berat sebelah. Sayang seribu sayang, janji tetaplah janji. Makhluk halus selalu berusaha untuk menepati janji, tidak seperti sebagian manusia yang sengaja melanggar janji. Tidak jarang makhluk halus pemberi pesugihan terus mengejar pelaku pesugihan untuk menagih janji.

                Konon katanya, ada segelintir sosok makhluk halus yang melayani pesugihan hitam. Mereka berasal dari bangsa mana saja, entah dari bangsa Siluman, Raksasa, Dedemit, maupun Jin. Salah satu bentuk pesugihan hitam mengharuskan si pelaku untuk bekerja dalam bidang perdagangan. Cara itu bertujuan untuk menyembunyikan pesugihan hitam yang sedang dilakukan.

                Tak disangka, di depan tampak baik-baik saja. Di balik semua itu, ada hal-hal ganjil yang sengaja disembunyikan. Si pelaku kerap melakukan upacara untuk makhluk pesugihan sesuai dengan isi perjanjian yang mereka sepakati. Dalam berbagai cerita pesugihan, si pelaku seringkali mengorbankan orang lain sebagai tumbal. Apabila melanggar perjanjian, si pelaku sendiri bisa menjadi tumbal. Melanggar janji adalah kesalahan, baik di lingkungan manusia, makhluk halus, dan juga makhluk asing.

                Dalam cerita turun-temurun di Nusantara, ada beragam sarana untuk melakukan pesugihan. Entah itu cara yang baik, maupun cara yang buruk. Semua itu kembali kepada pelakunya. Cara-cara ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat daya penglarisan. Semakin kuat daya penglarisan, semakin banyak pula orang yang tertarik untuk membeli barang-barang dagangan yang ditawarkan.

                Konon, ada benda dan lelaku yang disembunyikan oleh pelaku pesugihan hitam. Contohnya saja darah datang bulan dari seorang perawan. Si pelaku harus menyiapkan darah itu dan memasukkannya ke dalam sebuah kantung. Darah itu akan disandingkan dengan beberapa sesajen lain dan diletakkan di suatu tempat. Bagi siapapun yang berhasil melakukan upacara itu, usahanya akan lancar.

                Dalam usaha rumah makan, ada yang percaya pemiliknya menyimpan beberapa benda bertuah. Contohnya buntalan yang diletakkan tidak jauh dari dapur. Hal ini dilakukan dengan tujuan menarik banyak pelanggan dan dipercaya membuat masakan terasa lebih enak.

                Selain itu, ada pula yang tidak termasuk golongan hitam. Konon, air cucian beras mengandung tuah untuk mendatangkan banyak pelanggan. Caranya mudah, cukup menyiramkan air cucian beras di depan toko. Air cucian beras juga mengandung tuah untuk menahan serangan gaib. Ketika seseorang menyirami sekeliling rumahnya dengan ini, maka dia sudah memagari rumahnya dengan pagar gaib.

                Ada lagi pesugihan putih yang dilakukan oleh para pengusaha. Yaitu dengan cara sembahyang. Si pelaku bisa melakukan sembahyang sebelum dan sesudah bekerja. Sembahyang dilakukan menurut ajaran agama masing-masing.

Comments

Popular posts from this blog

Ada Apa Dengan 18 April 2020??

Jagat maya dihebohkan dengan rumornya akan ada kejadian di tanggal 18 April 2020. Yah, di tanggal itulah akan ada kerusuhan yang dibuat oleh sekelompok yang mengaku manusia dengan nama ANARKO. Itu siapanya ANARKI? dan rencana mereka itu sudah terendus oleh pihak kepolisian. Rencananya kerusuhan ini akan berlangsung di pulau Jawa. Kenapa harus di pulau Jawa sih? Kalo mau mencari yang kaya, noh di pulau Kalimantan juga pada kaya. Rumor ini tentunya membuat panik masyarakat, mau pindah pulau pun percuma. Lagi pandemik Corona gini siapa yang mau terima? dan tentu saja ujung-ujung dari rumor ini sudah bisa ditebak. Apaan coba? tebak saja Kalau sebagian dari kalian menebak rencana ini menumbuhkan opini terhadap kepercayaan masyarakat ke pemerintah pusat yang seolah tidak mampu lagi menciptakan keamanan serta menjaga stabilitas ekonomi negara ini, kalian tidak salah tetapi tidak sepenuhnya benar. Dan tentu saja ujung-ujungnya adalah demo kepada pemerintahan pusat yang sah dengan berkali-kal

Jual Umur

  Pesugihan Jual Umur merupakan bentuk pesugihan yang menjual umur pelakunya sendiri kepada sosok penguasa gaib. Menumbalkan umur diri sendiri untuk ditukar dengan harta kekayaan. Sesungguhnya pesugihan jual umur tidak semudah yang dibayangkan orang. Pelaku harus memantapkan hati dan pasrah kepada penguasa gaib, tanpa ragu, dan tanpa memikirkan siapapun. Pesugihan macam ini tidak berbahaya bagi orang selain pelakunya sendiri. Pesugihan ini adalah pesugihan paling mahal diantara pesugihan lainnya. Saat hendak melakukan perjanjian, si pelaku dan penguasa gaib melakukan tawar-menawar. Seringkali si pelaku didampingi oleh dukun yang berperan sebagai juru kunci. Konon katanya, pelaku pesugihan macam ini adalah orang-orang yang sedang dalam keputus-asaan. Mereka memilih cara ini untuk menyudahi hidupnya daripada melakukan bunuh diri. Menukar umur dengan harta, sedangkan orang lain berusaha dengan segala cara untuk menambah jatah hidupnya. Umur adalah harta yang paling berharga bagi m

Mata Uang di Dunia Gaib

  Membayar dengan daun, itulah peristiwa yang terjadi dalam perniagaan yang dilakukan oleh manusia sejak puluhan tahun silam. Daun-daun itu sebenarnya hanya potongan-potongan kertas bergambar, yang dibubuhi dengan tulisan angka-angka untuk menunjukkan nilainya. Sesungguhnya itu hanyalah tipu daya belaka. Perlahan namun pasti, nilai uang itu terkikis, semakin tidak ada harganya. Kertas-kertas itu pun akan berhamburan seperti daun-daun yang gugur dari pohon. Daun-daun terus tumbuh semakin banyak, semua pohon menumbuhkan dedaunan, kemudian daun-daun itu akan berguguran. Maka, daun-daun muda akan bermunculan, sedangkan daun-daun yang berguguran itu akan disapu lalu disingkirkan. Semakin banyak daun yang gugur, maka semakin banyak yang harus disapu. Itulah perumpanaan untuk uang kertas, semakin lama semakin tidak ada harganya. Sungguh aneh tapi nyata, tak terbayangkan, sudah banyak manusia rela mempertaruhkan nyawa, kehormatan, dan harga diri untuk memperebutkan daun-daun itu. Daun yang sat