Skip to main content

Penampakan



Penampakan ialah sebutan terhadap sebuah peristiwa dimana sesuatu tampak di depan penglihatan seseorang. Penampakan timbul dari penampakan sesuatu yang tersembunyi. Dalam kenyataannya, peristiwa ini menimbulkan tanggapan berbeda dan tidak semua orang menerima penampakan sebagai sesuatu yang nyata.

Dalam perkembangannya, tidak sedikit dari mereka yang kemudian tanpa sengaja mendapatkan pengalaman melihat penampakan. Sehingga, runtuhlah ketidakpercayaan dirinya tentang penampakan itu. Apabila masih tidak percaya, mereka mencari jawaban mengenai pengalaman ini. Ujung-ujungnya mereka menerima penampakan sebagai bukti yang tak terbantahkan.

Bagi yang pernah melihat penamakan, mereka tidak akan menerima bila pengalamannya dianggap sebagai cerita dusta. Berbagai pandangan orang mengenai penampakan hingga kini masih menyimpan rahasia. Penampakan merupakan pengalaman nyata bagi yang pernah mengalaminya. Alangkah baiknya jika kita menerimanya sebagai sebuah keyataan. Sekalipun belum pernah mengalaminya sendiri, namun bila oran lain pernah mengalaminya, bolehkah menuduhnya sebagai pendusta ?

Penampakan seringkali terjadi di suatu tempat yang dianggap angker. Tempat-tempat yang sangat jarang didatangi oleh manusia. Sunyi, senyap, dan tentram. Disana tampak tidak berpenghuni, meski demikian, sesungguhnya disana ada penghuninya. Sebagian dari mereka sudah tinggal disana jauh sebelum manusia datang. Ada pula yang menjadi penghuni tempat-tempat terbengkalai. Suatu tempat yang pernah dihuni oleh manusia, namun sudah terlalu lama ditinggalkan. Ada pula yang menjadi penjaga di tempat-tempat peninggalan nenek moyang manusia. Menjaga warisan budaya nenek moyang dari perbuatan tangan-tangan jahat.

Bagi orang-orang yang tidak mempercayai keberadaan makhluk halus, mereka akan mencoba untuk mencari pembenaran atas ketidakpercayaannya. Sebagian orang-orang barat masa kini, banyak yang tidak mempercayai penampakan hantu merupakan kenyataan. Mereka berusaha memutus hubungan dengan nenek moyangnya sendiri. Mereka pun mencari pembenaran yang masuk akal bagi mereka dan memaksakan pengetahuan terbatas untuk menjelaskan peristiwa itu tanpa melibatkan sudut pandang perdukunan.

Sedangkan penduduk timur tengah cenderung memusuhi makhluk halus. Berurusan dengan mereka dianggap sebagai pelanggaran. Meski pun tidak semua orang berbuat demikian.   

Lain halnya dengan orang-orang di Timur Jauh, kami tetap mempercayai keberadaan makhluk halus sebagai kenyataan. Kami dapat hidup berdampingan dengan mereka tanpa saling mengusik ketenangan satu sama lain. Setiap tempat memiliki makhluk halus masing-masing, keberadaan mereka pun diakui oleh manusia yang tinggal di sekitarnya.

 

Comments

Popular posts from this blog

Ada Apa Dengan 18 April 2020??

Jagat maya dihebohkan dengan rumornya akan ada kejadian di tanggal 18 April 2020. Yah, di tanggal itulah akan ada kerusuhan yang dibuat oleh sekelompok yang mengaku manusia dengan nama ANARKO. Itu siapanya ANARKI? dan rencana mereka itu sudah terendus oleh pihak kepolisian. Rencananya kerusuhan ini akan berlangsung di pulau Jawa. Kenapa harus di pulau Jawa sih? Kalo mau mencari yang kaya, noh di pulau Kalimantan juga pada kaya. Rumor ini tentunya membuat panik masyarakat, mau pindah pulau pun percuma. Lagi pandemik Corona gini siapa yang mau terima? dan tentu saja ujung-ujung dari rumor ini sudah bisa ditebak. Apaan coba? tebak saja Kalau sebagian dari kalian menebak rencana ini menumbuhkan opini terhadap kepercayaan masyarakat ke pemerintah pusat yang seolah tidak mampu lagi menciptakan keamanan serta menjaga stabilitas ekonomi negara ini, kalian tidak salah tetapi tidak sepenuhnya benar. Dan tentu saja ujung-ujungnya adalah demo kepada pemerintahan pusat yang sah dengan berkali-kal

Mata Uang di Dunia Gaib

  Membayar dengan daun, itulah peristiwa yang terjadi dalam perniagaan yang dilakukan oleh manusia sejak puluhan tahun silam. Daun-daun itu sebenarnya hanya potongan-potongan kertas bergambar, yang dibubuhi dengan tulisan angka-angka untuk menunjukkan nilainya. Sesungguhnya itu hanyalah tipu daya belaka. Perlahan namun pasti, nilai uang itu terkikis, semakin tidak ada harganya. Kertas-kertas itu pun akan berhamburan seperti daun-daun yang gugur dari pohon. Daun-daun terus tumbuh semakin banyak, semua pohon menumbuhkan dedaunan, kemudian daun-daun itu akan berguguran. Maka, daun-daun muda akan bermunculan, sedangkan daun-daun yang berguguran itu akan disapu lalu disingkirkan. Semakin banyak daun yang gugur, maka semakin banyak yang harus disapu. Itulah perumpanaan untuk uang kertas, semakin lama semakin tidak ada harganya. Sungguh aneh tapi nyata, tak terbayangkan, sudah banyak manusia rela mempertaruhkan nyawa, kehormatan, dan harga diri untuk memperebutkan daun-daun itu. Daun yang sat

Jual Umur

  Pesugihan Jual Umur merupakan bentuk pesugihan yang menjual umur pelakunya sendiri kepada sosok penguasa gaib. Menumbalkan umur diri sendiri untuk ditukar dengan harta kekayaan. Sesungguhnya pesugihan jual umur tidak semudah yang dibayangkan orang. Pelaku harus memantapkan hati dan pasrah kepada penguasa gaib, tanpa ragu, dan tanpa memikirkan siapapun. Pesugihan macam ini tidak berbahaya bagi orang selain pelakunya sendiri. Pesugihan ini adalah pesugihan paling mahal diantara pesugihan lainnya. Saat hendak melakukan perjanjian, si pelaku dan penguasa gaib melakukan tawar-menawar. Seringkali si pelaku didampingi oleh dukun yang berperan sebagai juru kunci. Konon katanya, pelaku pesugihan macam ini adalah orang-orang yang sedang dalam keputus-asaan. Mereka memilih cara ini untuk menyudahi hidupnya daripada melakukan bunuh diri. Menukar umur dengan harta, sedangkan orang lain berusaha dengan segala cara untuk menambah jatah hidupnya. Umur adalah harta yang paling berharga bagi m